Izzuddin Al Qassam :
Sebuah Biografi Singkat
Biografi Izzuddin Al Qassam. Di tanah suci Palestina, saat dunia diam dan penindasan merajalela, muncul sosok pemuda pemberani: Izzuddin Al Qassam. Ia bukan hanya nama. Ia adalah semangat perlawanan, simbol keberanian, dan nyala api jihad melawan penjajahan.
Biografi Izzuddin Al Qassam. Tahun 1930-an, ketika geng-geng Zionis dan Inggris menguasai tanah Palestina, Al Qassam memimpin barisan muda yang siap mati demi kehormatan tanah airnya. Bukan karena pangkat. Bukan karena jabatan. Tapi karena iman dan cinta pada negeri.
Mereka bergerak diam-diam. Melawan dengan senjata sederhana dan semangat yang luar biasa. Baginya, hidup dalam penjajahan adalah kehinaan. Lebih baik mati sebagai syuhada, daripada hidup tanpa martabat.
Al Qassam menolak tunduk pada perjanjian Sykes-Picot yang mencabik-cabik dunia Islam. Ia mengetahui risikonya, menyadari jalan jihad bukanlah jalan yang mudah dan tidak mundur. Ia memilih jalan sunyi : melawan dengan senjata, dengan doa, dan dengan jiwa sampai titik darah penghabisan. Hingga syahid mengakhiri dan memeluknya dengan tenang.
Ia akhirnya gugur. Namun kematiannya bukan akhir dari segalanya. Justru dari darahnya tumbuh pohon platanus perlawanan. Namanya diabadikan oleh Brigade Al Qassam. Brigade yang kini menjadi barisan depan perlawanan. Semua bermula dari keberanian satu orang. Walaupun hanya satu jiwa yang beriman yang tersisa, kebenaran harus diperjuangkan. Sekalipun nyawa taruhannya.
Namanya tetap hidup. Bukan hanya dalam buku sejarah, tapi dalam dada para pejuang. Brigade Al Qassam yang mengambil namanya melanjutkan estafet warisan perjuangan. Ia telah tiada, namun semangatnya terus menyala.
Doa dan dukunganmu untuk Palestina adalah bagian dari perlawanan.
🔗 “Membasuh Luka Palestina” :
LINK DONASI
“MEMBASUH LUKA PALESTINA”
…PLAY VIDEO DI BAWAH INI…

