Episode 46 Kudüs Fatihi Selahaddin Eyyubi Subtitle Indonesia
(Shalahuddin Al Ayyubi Sang Pembebas Al Quds).
Perjalanan Shalahuddin Ayyubi: Dari Jatuh ke Sebuah Sumur menuju Pembebasan Yerusalem
Penculikan dan Pelarian dari Sumur
Kudüs Fatihi Episode 46. Pada akhir musim pertama, Emir Shalahuddin Ayyubi dilemparkan ke dalam sumur oleh orang tak dikenal. Kejadian ini menyebabkan Sultan Nuruddin Zanki terpaksa menghentikan pengepungan Yerusalem yang sudah berlangsung. Musim baru dimulai dengan Shalahuddin yang berhasil diselamatkan oleh ksatria Balian dari Ibelin. Kedua tokoh ini, meskipun berasal dari latar belakang yang berbeda, segera membangun hubungan yang didasari saling percaya. Mereka memulai perjalanan bersama, yang menguji kedekatan mereka.
Lihat Episode Sebelumnya Disini
Diculik dan Dibawa ke Mesir
Namun, perjalanan mereka tidak berjalan mulus. Mereka diculik oleh seorang pedagang budak dan dibawa ke Mesir untuk bertarung di arena gladiator. Di sisi lain, Mesir sedang berada dalam ketegangan besar. Amalrik, Raja Yerusalem yang baru, berselisih dengan Sultan Nuruddin Zanki. Sementara itu, Wazir Dırgam yang merebut kekuasaan melalui kudeta meminta bantuan Tentara Salib. Mendengar hal ini, Nuruddin Zanki segera mengirim pasukannya, yang dipimpin oleh Emir Shirkuh, ke Kairo untuk mengembalikan Wazir Shaver ke takhtanya.
Pertempuran di Mesir dan Perubahan Kekuasaan
Pasukan Shirkuh bergabung dengan pemberontakan budak yang dipimpin oleh Shalahuddin, dan bersama-sama mereka menyeberangi Sungai Nil menuju Kairo. Di sana, mereka berhasil menggulingkan Wazir Dırgam dan mengangkat kembali Wazir Shaver. Namun, Shaver merasa terancam oleh pasukan Zanki yang semakin kuat. Dalam langkah politik yang berani, Shaver mengusir pasukan Zanki dari Kairo, memicu pertempuran sengit antara Tentara Salib dan pasukan Zanki.
Pada akhirnya, pasukan Zanki berhasil keluar sebagai pemenang. Namun, Wazir Shaver membayar pengkhianatannya dengan nyawanya. Emir Shirkuh naik tahta, tetapi kematiannya yang mendadak mengubah situasi di Mesir. Shalahuddin kemudian diangkat sebagai Wazir Mesir yang baru dengan persetujuan Khalifah Fatimiyah, di bawah komando Nuruddin Zanki. Meskipun begitu, ketegangan muncul di Aleppo, dan hubungan antara Shalahuddin dan Nuruddin Zanki semakin memburuk karena pengaruh pihak-pihak yang menentangnya.
Membangun Kesultanan Ayyubiyah
Shalahuddin mulai memperkuat posisinya dengan membangun dasar-dasar Negara Ayyubiyah di Kairo. Untuk mewujudkan impian menaklukkan Yerusalem, ia harus menguasai Damaskus dan Aleppo terlebih dahulu. Meskipun tujuan besarnya adalah penaklukan Yerusalem, Shalahuddin lebih memilih untuk melakukannya dengan cara damai dan tanpa pertumpahan darah. Dalam perjuangan panjangnya, ia berhasil menguasai empat kota besar—Damaskus, Mosul, Aleppo, dan Kairo—yang sangat penting untuk pengepungan Yerusalem.
Persiapan untuk Perang Terbesar
Dengan empat kota besar di bawah kendalinya, Shalahuddin mulai menaklukkan benteng-benteng strategis Tentara Salib. Dia memastikan bahwa ketika fokusnya beralih ke Yerusalem, tidak ada hambatan besar yang akan menghalanginya. Di saat yang sama, Raja Amalrik dari Yerusalem meninggal, dan Guy dari Lusignan naik takhta. Guy, yang melihat lingkaran di sekelilingnya semakin menyempit, memilih untuk berperang dengan kaum Muslim, meskipun kebijakan pendahulunya lebih memilih perdamaian.
Keputusan Raja Guy untuk melancarkan perang adalah kesempatan yang sangat dinanti oleh Shalahuddin, yang sudah mempersiapkan pasukannya untuk pertempuran besar. Kedua pasukan akhirnya bertemu di medan pertempuran Hittin, di mana pasukan Muslim meraih kemenangan menentukan. Setelah pertempuran itu, pasukan Shalahuddin mengepung tembok Yerusalem yang sudah lemah, menghancurkan pertahanan kota.anan Yerusalem, yang telah menjalin hubungan baik dengan Shalahuddin, menyerah. Balian setuju untuk menyerahkan kota tanpa perlawanan.
PLAYER 1
(Jika “Player” tidak berjalan lancar. Coba ini. Salin linknya, buka di chrome. Sebelumnya ubah settingan chrome. Privacy and security » Pilih Use secure DNS » pilih Choose another provider dan rubah ke Cloudflare (1.1.1.1))
PLAYER 2
CHANNEL TELEGRAM | CHANNEL WHATSAPP | GRUP
Pembebasan Yerusalem
Di tengah pengepungan, Pangeran Balian, yang memimpin pertahanan Yerusalem, menyadari bahwa ia tidak bisa lagi bertahan melawan pasukan Shalahuddin. Balian, yang sebelumnya telah menjalin hubungan baik dengan Shalahuddin, akhirnya setuju untuk menyerahkan kota tanpa perlawanan. Dengan bebasnya Yerusalem, Shalahuddin akhirnya mengakhiri penjajahan yang telah berlangsung hampir satu abad. Keberhasilannya tidak hanya menggenapi impian seumur hidupnya, tetapi juga mengukuhkan namanya sebagai Sang Pembebas Yerusalem yang tak terbantahkan. Prestasinya dihargai oleh kawan maupun lawan, dan ia menjadi legenda dalam sejarah dunia Islam.
DISCLAIMER :
– Konten ini di hosting oleh server pihak ketiga
– Sewaktu-waktu link bisa terhapus oleh server
– Terkadang akan menyertakan

